Cara Cek Penyaluran Dana BOS dari Pusat Hingga Sekolah tahun 2016

Penyaluran pencairan dana BOS tahun 2016 dapat dicek dengan mudah dan dapat diketahui oleh publik melalui website resmi salur BOS yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Proses penyaluran dana BOS dari pusat hingga ke sekolah tersebut tentunya sangatlah ditunggu-tunggu oleh setiap sekolah yang menerima dana BOS, baik sekolah negeri maupun swasta mengingat sebagian besar biaya operasional sekolah bergantung dari dana BOS.

Sesuai juknis BOS terbaru tahun 2016, alokasi sementara penyaluran dana BOS di awal triwulan didasarkan pada data Dapodikdasmen dengan ketentuan berikut :

Triwulan 1 (Januari-Maret) didasarkan pada Dapodikdasmen tanggal 15 Desember 2015
Triwulan 2 (April-Juni) didasarkan pada Dapodikdasmen tanggal 1 Maret 2016
Triwulan 3 (Juli-September) didasarkan pada Dapodikdasmen tanggal 1 Juni 2016
Triwulan 4 (Oktober-Desember) didasarkan pada Dapodikdasmen tanggal 21 September 2016

Baca juga: Download Juknis BOS Tahun 2016 Jenjang SD, SMP, SMA, SMK, Sederajat

Cara mengetahui status penyaluran dana BOS tahun 2016 :
  1. Silahkan buka alamat http://salur.bos.kemdikbud.go.id
  2. Selanjutnya klik link yang telah terisi jumlah nominal sesuai provinsi yang dikehendaki pada tabel


  3. Maka pada detail penyaluran provinsi akan tampil daftar nama sekolah yag telah menerima dana BOS. Untuk mempercepat pencarian nama sekolah, silahkan gunakan bantuan kotak pencarian (search) yang terdapat disisi atas tabel dengan mengetikkan nama sekolah dan diakhiri dengan menekan tombol enter pada keybord.


  4. Jika data tidak ditemukan atau tertera tidak ada data, berarti proses penyaluran dana BOS belum sampai ke tingkat sekolah.

Catatan:
  • Saat melakuan proses pencarian data pada alamat website salur BOS tersebut diatas, usahakan menggunakan koneksi internet stabil agar data dan halaman web dapat terbuka dengan sempurna.
  • Ulangi sekali lagi proses pengecekan seperti yang telah dijelaskan diatas, untuk memastikan data sekolah yang telah diketikkan pada kotak pencarian benar.
  • Jika masih tertera "tidak ada data", silahkan ulangi kembali proses pengecekan beberapa waktu mendatang karena kemungkinan besar dana memang belum sampai ke tingkat sekolah (dalam proses).

Sekian informasi tentang "Cara Cek Penyaluran Dana BOS tahun 2016", semoga bermanfaat dan simak informasi menarik kami lainnya.

Beberapa Kendala dan Solusi saat Melakukan Pelaporan Bos Online

Saat melakukan pelaporan BOS online, tentunya tidak terlepas dari beberapa kendala yang kadang muncul karena memang dengan menggunakan sistem online tersebut tentunya harus didukung oleh adanya akses Internet dan performa Browser  yang digunakan pada komputer atau laptop kita.

Untuk mengatasi kendala yang muncul tersebut berikut akan kami jabarkan beberapa solusi yang kami dapatkan baik dari hasil Bimtek maupun dari pengalaman pribadi kami selama melakukan pelaporan BOS online bersama rekan-rekan di lapangan.

Berikut beberapa kendala yang sering terjadi:
  1. Lupa atau kode registrasi berubah
  2. Lupa password
  3. NPSN berubah
  4. Riwayat akses masih tersimpan di browser
  5. Server pusat lambat
  6. Akses internet yang digunakan lambat


Berikut penjabarannya:

1. Lupa atau kode Registrasi berubah

Kode registrasi yang digunakan disini adalah kode registrasi aplikasi dapodik, yaitu kode registrasi yang didapatkan pertama kali saat aplikasi dapodik baru di pakai oleh operator sekolah. Solusinya silahkan tanyakan pada Operator Sekolah anda atau bisa menghubungi Operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

2. Lupa password

Password default (pertama kali) adalah nomor NPSN sekolah, namun jika kita pernah melakukan perubahan password dan saat ini lupa password tersebut maka bisa menekan link "Lupa Password" yang teredia dibawah kolom login.


Selanjutnya silahkan masukkan "Username" atau kode registrasi (lihat poin 1) lalu masukkan password baru sebanyak dua kali pada kolom dan terakhir tekan tombol "Reset Password" di sebelah kanan atas web.

3. NPSN Berubah

Jika kendala NPSN berubah, sebenarnya sudah ada solusi dari pihak Admin pusat yaitu kita bisa melakukan login pada aplikasi BOS online dengan menggunakan "Login Dapodik", dimana username dan password yang digunakan nantinya sama seperti username dan password terakhir kali yang digunakan saat mekaukan sinkron aplikasi dapodik sekolah.


Dengan menggunakan "login Dapodik" ini sebenarnya kendala 1,2, dan 3 pada poin diatas sudah dapat diatasi sambil lalu melakukan proses perubahan data Username dan password.

4. Riwayat akses masih tersimpan di browser

Aplikasi online pastilah diakses dengan aplikasi yang namanya Browser (contoh: Chrome, Mozilla, Opera, dll). Kadangkala error muncul saat kita hendak mencoba untuk login kembali pada aplikasi pelaporan BOS online (contoh: aplikasi masih tetap login namun tidak bisa melakukan pelaporan), hal inilah yang dimaksud dengan riwayat web yang masih tersimpan pada browser.


Untuk mengatasinya yaitu silahkan buka browser Anda selanjutnya tekan tombol Ctrl+Shift+Del (secara bersamaan pada keyboard) selanjutnya tekan tombol "Clear Now"

5. Server Lambat

Untuk melakukan pelaporan BOS online kita bisa login pada menu login di sidebar kiri halaman web http://bos.kemdikbud.go.id, namun jika kondisi server lambat kita bisa menggunakan link alternatif yang disediakan oleh Admin pelaporan BOS pusat di:

  • http://lapor.bos.kemdikbud.go.id
  • http://118.98.64.132:4040

6. Akses internet yang digunakan lambat

Sebenarnya inilah kendala umum yang sering dirasakan sebagian besar Operator Sekolah saat melakukan akses data Online terutama yang koneksi internetnya masih menggunakan modem jaringan gsm/cdma dan didaerahnya masih tidak tercover akses internet memadai.

Solusinya silahlah lakukan pelaporan di warnet yang tersedia di daerah anda karena memang untuk melakukan pelaporan BOS online tidak diperlukannya instalasi aplikasi sebagaimana pada pengiriman aplikasi dapodik.

Demikian sedikit informasi tentang Beberapa Kendala dan Solusi saat Pelaporan Bos Online, semoga bermanfaat. Silahkan simak informasi kami seputar pendidikan lainnya.

Cara Cek Rekap Pelaporan BOS Online yang Sudah Terkirim

Pengecekan hasil pelaporan BOS online yang sudah terkirim sangat bermanfaat bagi bendahara BOS sekolah yang telah mengirimkan laporannya secara online ataupun untuk Operator Sekolah yang mendapat mandat untuk mengirimkan laporan BOS online tersebut.

Mengingat pentingnya pelaporan BOS online ini, maka cara pengecekan hasil pelaporannya juga haruslah diketahui oleh Bendahara atau Operator Sekolah petugas pelaporan BOS  agar pelaporan yang telah dilakukan dapat dipastikan telah benar-benar masuk atau terkirim ke server.

Baca juga: Cara Pelaporan Penggunaan Dana BOS Secara Online

Informasi ini kami dapatkan dari hasil pelatihan pelaporan BOS online yang pernah kami ikuti tingkat Provinsi tanggal 6 November 2015 di Tretes Raya Hotel, Pasuruan, Jawa Timur yang juga dihadiri langsung oleh Admin pelaporan BOS online pusat.

Cara Cek Pelaporan BOS Online yang Sudah Terkirim :
  1. Silahkan buka link alternatif Bos online di http://lapor.bos.kemdikbud.go.id/report/rekap_penggunaan
  2. Pada kolom "Filter" silahkan pilih sesuai :
    - Provinsi
    - Kabupaten
    - Jenjang
    - Status
    - Sekolah
    - Tahun
  3. Setelah semua data tersisi sesuai alamat sekolah, selanjutnya tekan tombol "Filter" berwarna biru di bawahnya. Maka akan segera tampil hasil laporan sesuai data dan tahun yang dipilih


  4. Untuk mendownload data, silahkan klik tombol "Download" ber-extensi excel
Catatan:
  • Pengecekan rekap pelaporan BOS online ini bisa dilakukan tanpa harus login terlebih dahulu
  • Pengecekan ini hanya dilakukan guna mengetahui laporan yang sudah masuk, bukan untuk melakukan pelaporan.
  • Gunakan akses internet cepat agar data pada web dapat terbuka dengan sempurna
  • Tekan F5 atau Ctrl+F5 jika terjadi kendala pada laman web.
Berikut contoh file excel hasil download:


Sekian informasi tentang Cara Cek Rekap Pelaporan BOS Online yang Sudah Terkirim, semoga bermanfaat.

Situs Resmi Sertifikasi Guru 2016 Sudah Kembali dapat Diakses

Kabar gembira bagi para calon peserta sertifikasi guru tahun 2016, pasalnya saat ini situs resmi sergur 2016 yang bisa diakses melalui alamat laman http://sergur.kemdiknas.go.id sudah kembali dapat diakses guna memantau atau cek status validasi terbaru data anda sebagai calon peserta sergur 2016.

Kami katakan gembira disini pasalnya ada perbedaan data pada hasil yang ditampilkan saat awal data calon peserta sergur, yaitu yang sebelumnya bagi peserta yang TMT sebagai guru diatas tahun 2015 masuk pada calon peserta pola PPG kini berubah menjadi menjadi calon peserta dengan pola jalur PLPG.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang menyatakan bahwa pola PPG ditiadakan dan digantikan dengan pola PLPG karena bagi sebagian besar guru atau peserta dirasa sangat memberatkan dikarenakan dengan rencana adanya biaya PPG yang akan dibebankan kepada setiap peserta.

Baca juga: Cara Cek Status Verifikasi Data Sertifikasi Guru tahun 2016

Silahkan ikuti cara cek verifikasi data sergur yang telah kami ulas pada link diatas, selanjutnya perhatikan perubahan pada kolom sertifikasi tepatnya pada pola sertifikasi sudah berubah menjadi PLPG (Khusus yang sebelumnya masuk pada pola PPG).

Cek Calon Peserta Sergur Tahun 2016

Namun hingga saat informasi ini kami tulis, juknis terbaru sergur 2016 yang terdapat pada situs resmi sergur 2016 tersebut masih belum tersedia. Kita nantikan saja apakah pada pola pelaksanaan ataupun lainya juga terdapat perubahan.

Sekian sekilas informasi tentang Situs Resmi Sertifikasi Guru 2016 Sudah Kembali dapat Diakses, kami ucapkan selamat bagi seluruh calon peserta dan semoga sukses. Tunggu update informasi terbaru kami lainnya.

Syarat Memperoleh Tunjangan Insentif Guru Non PNS tahun 2016

Syarat Memperoleh Tungan Insentif Guru Non PNS 2016 sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan persyaratan sebelumnya disaat masih bernama Tunjangan Fungsional Guru Non PNS. Yaitu guru bersangkutan tentunya harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) serta persyaratan-persyaratan lainnya yang juga wajib terpenuhi.

Syarat Memperoleh Tunjangan Insentif Guru Non PNS 2016
Untuk memperoleh tunjangan Insentif Guru Non PNS 2016 guru bersangkutan diharuskan telah mengabdi sebagai guru sekurang-kurangnya 2 tahun secara terus-menerus (tidak terputus) pada satuan kerja atau satuan administrasi pangkal (Satmingkal) yang sama.

Syarat guru penerima Insentif tahun 2016 :
  1. terdata dalam Dapodik dan dinyatakan valid;
  2. guru bukan PNS di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah atau masyarakat dan belum memiliki sertifikat pendidik;
  3. berstatus sebagai guru bantu yang dibuktikan melalui Nomor Induk Guru Bantu (NIGB);
  4. minimal S-1/D-IV, kecuali guru di daerah khusus dan guru bantu;
  5. diutamakan bagi guru yang memiliki masa kerja minimal 10 (sepuluh) tahun secara terus menerus dan belum mencapai usia 60 (enam puluh) tahun;
  6. memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
Selain beberapa persyaratan diatas, jumlah jam mengajar dan jumlah kuota masing-masing daerah tentunya juga menjadi acuan bagi bisa tidaknya memperoleh Tunjangan Insentif 2016.

Baca juga : Cek Lembar Info GTK Hasil Sinkron Dapodik Tahun Pelajaran 2015-2016


Waktu valid dan sinkronisasi aplikasi dapodik juga mesti diperhatikan oleh Operator Sekolah, mengingat pengambilan data oleh admin pusat terkait tunjangan insentif dilakukan hanya pada waktu yang telah ditentunkan.

Baca juga : Jadwal Penyaluran Tunjangan Insentif Guru Non PNS Tahun 2016

Sekian info tentang Syarat Memperoleh Tunjangan Insentif Guru Non PNS 2016, dan simak informasi terbaru kami lainnya. Semoga bermanfaat.