Inilah Surat Edaran Kemdikbud Perihal Pengelolaan Data Peserta Didik tahun 2016

Informasi penting dan wajib diketahui oleh seluruh Dinas Pendidikan dan Petugas Pendataan (Operator Sekolah) di seluruh Indonesia, yaitu terkait pengelolaan data peserta didik tahun 2016 yang diinput pada aplikasi Dapodikdasmen dan PAUD-Dikmas.

Dalam surat edaran kemdikbud nomor 31966/A/LL/2016 tertanggal 27 Juni 2016 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tersebut di sebutkan terkait waktu pengentrian data siswa baru, penerbitan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), akibat jika terlambat melakukan entri data siswa baru setelah masa yang ditentukan habis, serta portal yang bisa digunakan oleh para Operator Sekolah untuk memantau proses pendataan siswa.


Dengan adanya surat edaran tersebut, seyogyanya seluruh Operator Sekolah dan pihak unit kerja terkait lainnya sudah tidak perlu bingung lagi tentang waktu dan teknis penerbitan NISN baru nantinya. Karena dalam surat edaran tersebut sudah tertera dengan jelas terkait hal tersebut.

Informasi selengkapkanpnya tentang isi surat silahkan download DISINI.

Silahkan bagikan informasi ini kepada seluruh rekan sesama Operator Sekolah di daerah anda.

Sekian informasi tentang Surat Edaran Kemdikbud Perihal Pengelolaan Data Peserta Didik tahun 2016, semoga bermanfaat dan simak informasi menarik kami seputar Operator Sekolah dan informasi pendidikan lainnya.

Cara Cetak Kartu Bukti Keaktifan PTK Guru Kemenag di Simpatika

Bagi guru yang berada dibawah naungan Dirjen Pendis Kemenag RI baik guru yang mengajar di Madrasah maupun guru Pendidikan Agama yang mengajar di sekolah umum, update data keaktifan khusunya semester 2 tahun pelajaran 2015-2016 di aplikasi online Simpatika wajib dilakukan. Kerena meski pada 1 Juli 2015 lalu Kemdikbud telah menonaktifkan layanan Padamu Negeri, hal tidak berlaku bagi guru Pendidikan Agama meski mengajar disekolah yang berada di bawah naungan Kemdikbud.


Bukti telah melakukan update data keaktifan PTK semester 2 tahun pelajaran 2015-2016, guru/PTK Pendidikan Agama nantinya dapat mencetak kartu Identitas PTK pada aplikasi online Simpatika.


Cara Cetak Kartu Bukti Keaktifan PTK Guru Kemenag di Simpatika:
  1. Silahkan login (klik pada menubar) di http://simpatika.kemenag.go.id 
  2. Klik login PTK/Admin
  3. Masukkan Email, PegID, atau NUPTK dan kata sandi yang terakhir dipakai saat masih di Padamu Negeri dulu.
  4. Setelah berhasil login, selanjutnya klik Icon  PTK 
  5. Klik tombol "Aktifkan" yang terdapat pada tabel Aktifkan Portofolio Anda
  6. Selanjutnya klik tombol "Cetak Kartu" untuk memperoleh tanda bukti keaktifan PTK
Print kartu tanda keaktifan identitas tersebut dan selanjutnya serahkan kepada Admin Simpatika Kemenag Kab/Kota form ajuan S28a jika diperlukan.

Baca juga: Cara Cetak S28a Perubahan Riwayat Mengajar Simpatika

*) Jika terdapat kesulitan, silahkan minta bantuan Operator Sekolah anda.

Sekian informasi tentang Cara Cetak Kartu Bukti Keaktifan PTK Guru Kemenag di Simpatika, semoga bermanfaat.

Cara Cetak S28a Perubahan Riwayat Mengajar Simpatika

Bagi guru yang berada dibawah naungan Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, diharuskan untuk melakukan update data riwayat mengajar khususnya data semester 2 tahun pelajaran 2015-2016 serta melakukan aktivasi PTK pada semester 2 TP 2015-2016 tersebut.


Bagi guru agama yang bertugas dibawah Kemdikbud, mungkin ada sebagian yang sedikit mengalami kesulitan  untuk melakukan update data riwayat mengajar tersebut baik yang dilakukan sendiri maupun dibantu oleh Operator Sekolah. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena memang di Kemdikbud sendiri aplikasi Padamu Negeri (yang saat ini berubah Simpatika) mulai 1 Juli 2015 lalu sudah tidak dipakai lagi kecuali bagi guru pendidikan Agama saja yaitu menggunakan aplikasi online Simpatika.


Berikut cara cetak S28a perubahan data riwayat mengajar Simpatika Guru Agama :
  1. Silahkan login (klik pada menubar) di http://simpatika.kemenag.go.id
  2. Klik login PTK/Admin
  3. Masukkan Email, PegID, atau NUPTK dan kata sandi yang terakhir dipakai saat masih di Padamu Negeri dulu.
  4. Setelah berhasil login, selanjutnya klik Icon  PTK
  5. Klik link "Jadwal Mengajar Guru Agama" yang terdapat di daftar menu Administrasi di sidebar kiri aplikasi
  6. Selanjutnya isi kolom "Pengakuan Riwayat Mengajar" dengan menekan tomol +, dan selanjutnya isi data sesuai data mengajar guru.
  7. Jangan lupa klik tombol "Tambahkan" setelah memasukkan data.
  8. Setelah mengisi seluruh data selanjutnya klik tombol "Jadikan Permanen", kemudian print atau simpan data S28a ke format PDF.
  9. Selanjutnya tanda tangani print out S28a tersebut dan serahkan ke Operator Simpatika Kemenag Kab/Kota yang ditunjuk.
*) Jika lupa password silahkan minta bantuan Operator Sekolah untuk mereset password di akun Padamu Sekolah.

Baca juga: Cara Cetak Kartu Bukti Keaktifan PTK Guru Kemenag di Simpatika

Sekian informasi tentang Cara Cetak S28a Perubahan Riwayat Mengajar Simpatika, semoga bermanfaat dan silahkan simak informasi menarik kami lainnya.

Solusi Bagi Guru yang Info GTK-nya Belum Juga Valid

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa valid atau tidaknya Info GTK merupakan salah satu syarat dicairkannya beberapa tunjangan guru. Hal tersebut dikarenakan Info GTK merupakan sumber informasi pendidik yang dinyatakan valid oleh Pemerintah karena bersumber langsung dari lembaga/sekolah masing-masing.

Saat ini pencairan tunjangan sertifikasi guru sudah mulai dicairkan ke rekening masing-masing, namun tidak bagi guru yang data Info GTK-nya hingga kini belum valid.


Salah satu solusi yang bisa dilakukan oleh Guru ialah segera perbaiki data yang belum valid tersebut melalui aplikasi Dapodik yang dikelola oleh Operator Sekolah dan pastikan data yang telah diperbaiki tersebut berhasil disinkronisasi pada server pusat Dapodik.

Cara memastikan data telah berhasil disinkronisasi pada server Dapodik:
  1. Silahkan login menggunakan akun Operator Sekolah di http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/usr/in/ops


  2. Cek setiap data yang telah dirubah apakah sudah masuk pada data server


  3. Jika data sudah sesuai dengan perubahan yang ada di aplikasi Dapodik, selanjutnya tinggal menunggu perubahan pada Info GTK
  4. Jika data tidak mengalami perubahan lakukan sinkronisasi kembali atau jika diperlukan lakukan instalasi ulang pada aplikasi dapodik jika dikhawatirkan penyebab tidak validnya data karena bersumber dari masalah pada aplikasi.
Proses perubahan data pada Info GTK sejak terakhir melakukan sinkronisasi saat ini paling cepat membutuhkan waktu sekitar 4 hari maksimal hingga 1 bulan (sesuai pengalaman) karena terkait kondisi dan banyak tidaknya data yang terkirim ke server. Selanjutnya silahkan lakukan pengecekan rutin pada Info GTK.

Baca juga: Cek Lembar Info GTK Hasil Sinkron Dapodik Tahun Pelajaran 2015-2016

Jangan lupa lakukan laporan kepada Operator Tunjangan di kantor Dinas Pendidikan kab/kota masing-masing untuk dibantu juga proses penelusuran selanjutnya.

Sekian informasi tentang Solusi Bagi Guru yang Info GTK-nya Belum Juga Valid, semoga bermanfaat dan tunggu informasi terbaru kami lainnya.

Sejarah Sebutan Operator Sekolah Dimulai dari Tahun 2012

Dalam artikel ini kami tidak akan membahas seputar awal mula Dapodik diadakan, namun lebih fokus pada pembahasan tentang sejarah sebutan Operator Sekolah yang kini disetiap lembaga/Sekolah dapat kita jumpai petugas khusus pendataan Operator Sekolah.

Sebutan atau istilah Operator Sekolah mulai terdengar pada tahun 2012 lalu. Sebutan tersebut muncul seiring dengan diterbitkannya aplikasi Pendataan Dikdas 2012 (Awal Dapodikdas) pertama bagi Sekolah Jenjang Dikdas yaitu Aplikasi Pendataan Dikdas Versi 1.0.12.

Sejarah Operator Sekolah

Aplikasi Pendataan Dikdas Versi 1.0.12 tersebut mulai diedarkan tepatnya pada bulan Maret 2012 hal itu sesuai Schedule pada Petunjuk Teknik Pendataan Bagi Sekolah yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikdas Tahun 2012, meski pada saat itu peredaran aplikasi masih belum merata hingga ke setiap kab/kota di seluruh Indonesia.

Sejarah Sebutan Operator Sekolah

Dalam penggunaan aplikasi dapodik hingga ke jenjang sekolah, Dirjen Dikdaslah sebagai perintis awal aplikasi pendataan pendidikan dasar (Dapodikdas) dengan menerapkan sistem web localhost.

Sejarah Operator Sekolah di Indonesia

Meski sebelumnya sebutan Operator sudah ada, namun masih hanya terbatas pada Operator Dinas Pendidikan hingga pusat saja dan belum mencakup Operator Pendataan yang berada di masing-masing sekolah (Operator Sekolah).

Sejarah Sebutan Operator Sekolah pada Manual Aplikasi Dapodikdas Pertama

Sejak awal sebutan Operator Sekolah muncul (Maret 2012) hingga artikel ini kami tulis, berarti terhitung sudah 4 tahun 2 bulan lamanya. Waktu yang cukup panjang hingga para Operator Sekolah bisa memahami seluk beluk penggunaan aplikasi Dapodikdas seperti sekarang ini.

Adapun kriteria ideal menjadi Operator Sekolah ialah:
  1. Menguasai penggunaan komputer dasar
  2. Pengalaman dengan aplikasi sejenis.
  3. Menguasai seluk beluk sistem operasi dan aplikasi
  4. Berpengalaman mengoperasikan perangkat lunak sejenis berbasis browser
Dari keempat kriteria diatas yang tidak kalah pentingnya ialah, Operator Sekolah haruslah memiliki kemauan yang tinggi untuk bekerja dan belajar serta mau bekerja ekstra mengingat tugas Operator Sekolah yang kadang bekerja hingga larut malam dan ditambah lagi belum adanya payung hukum yang jelas terkait tugas khusus sebagai Operator Sekolah sehingga tidak jarang banyak guru yang harus rela bekerja diluar kesibukannya mengajar baik PNS maupun Non PNS, seperti kebanyakan pada guru sekolah dasar yang tidak tersedia petugas administrasi khusus.

Semoga kedepan nasib Operator Sekolah benar-benar mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, mengingat tugas dan tanggung jawab berat yang ditanggungnya yaitu sebagai ujung tombak pusat di tingkat dasar dalam rangka menginput dan melaksanakan penjaringan data pendidikan yang valid.

Dan semoga juga artikel tentang Sejarah Sebutan Operator Sekolah ini menginspirasi dan menambah semangat rekan-rekan Operator Sekolah untuk lebih giat lagi dalam bekerja  dan lebih mencintai profesinya sebagai Operator Sekolah.

Semangat Operator Sekolah Indonesia !

Ditulis oleh: Rakhmad Nursyahbandi, S.Pd.SD  (Operator Sekolah Taman Krocok - Bondowoso - Jawa Timur)